ORANG BODOH VS ORANG PINTAR

Critanya lgi pelajaran kosong,iseng2 liat blog baru salah satu kk ais (scara kk ais bnyk bgt,da ratusan kale... trmsk kk yg lg baca ini... xixixi..) eh ada artikel bgus,lgsung dech ijin copas..
Ini ais pasang buat di share ma temen2 semua..
Mudah2an bermanfaat.. amin.. (itung-itung cari pahala dibulan ramadhan ni..).

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
By Mario Teguh
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.


Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
' meratap-ratap ' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??


KESIMPULAN :
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah ' resiko ' dan ' berusaha ' ,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh...

Diamanakah posisi anda saat ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi...

=====================================================

hmm... ais termasuk yang mana nich..?
temen2 yang baca termasuk yang mana?

oh iya, ni klo mo usaha ais kasih referensi yang dah ais ikutin n gak mengecewakan..



DbClix.Com






.:MAKSAIH DAH DIBACA.. KAPAN-KAPAN MAEN LAGI YACH..!:.


dapet dari sini
Blog, Updated at: 09.34

19 komentar:

  1. wah ...
    nice share sob ...
    hehehe ....
    gue pertamax nih ...
    hehehe ...

    BalasHapus
  2. kalo wan mah pilih gini aja.
    keliatan bodoh tapi pintar, hehhehehehhe
    oia follow balik donk is

    BalasHapus
  3. Wah klo gitu enakan jadi orang bodoh dunx dik ais xixixi...:-)

    BalasHapus
  4. Ha..ha...ha..
    Jadi pusing ngebacanya Dek, tp kalo menurutku sich Mendingan jadi orang bodoh yg pinter aja (pinter manfaatin orang pinter)

    BalasHapus
  5. TripleClicks: Quick. Simple. Easy.
    Sell your unwanted stuff online for CASH! Try it FREE at:
    CLICK HERE

    BalasHapus
  6. he he he orang bodoh asal dia mau belajar pasti jadi pintar,tapi klo klo pintar ngga mau mengoptimalkan kepintarannya dia akan jadi jongoz alias dibawah.apapun pilihannya asal kita bisa mensyukuri kita akan lebih berdiri pada satu titik aman.sukses selalu

    BalasHapus
  7. hi friend have nice week end day visit me back

    BalasHapus
  8. Postingnya keren dek,,,keep posting yach...kayanya bakal sering neh berkunjung kesini..

    BalasHapus
  9. weeehhh....bener juga ya, emmm banyak orang ndak sampe s1 tapi sukses karena dengan omongannya (trainer)bisa jadi kaya lo klo pinter ngomong, itu orang bodoh(karena ndak ada biaya untuk skolah hehehe) tapi pinter karena ada usaha untuk memperbaiki hidup hehehehe aku orang apa ya kira2 emmmm....

    Iklan Gratis

    BalasHapus
  10. Orang 'bodoh' yang tahu mengambil tindakan yang tepat nih.

    BalasHapus
  11. Mantap banget sharenya.. I like This!!! :(

    BalasHapus
  12. ais pagi.. boleh kasih kommnetar nih.. bagus artikel-nya, huebatttttt bgt, hanya... menurut saya orang bodoh bisa menjadi kaya / raja justru dia mau belajar sama orang pinter, namun klo orang pinter malah sombong karena kepinterannya jadi dia tidak menghiraukan nasehat orang-orang bodoh, artinya " Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
    Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group)" sekarang ini justru lebih pintar 100x daripada orang pintar S1 karena mereka mau belajar dan mendengar.

    BalasHapus
  13. wah Tulisannya pak mario...yak yak yak KEREN..... =))

    BalasHapus
  14. ngebaca artikel ni malah jadi bodoh.......

    BalasHapus
  15. boleh lah jadi org bodoh yang pintar..btw,,nice posting..keren bgt...hehehe
    kunjungin yah blog saya www.InnovativeProduct.blogspot.com..

    BalasHapus

bicaralah yang baik,atau lebih baik diam.

Menu :