INDOMIE AMAN DIKONSUMSI


Saat ini lagi santer-santernya berita akan adanya penarikan produk besar-besaran indomie di Taiwan. Pasalanya produk mie instan andalan Indonesia tersebut dinyatakan tidak aman untuk dikonsumsi oleh Taiwan, karena mengandung bahan pengawet hydroxy menthyl benzoate pada kecap dan benzoid acid pada bumbunya.

Pihak Indofood pun mengiyakan hal itu, karena bahan tersebut berfungsi untuk mencegah timbulnya/tumbuhnya jamur. Namun membantah jika produk Indofood tersebut tidak aman untuk dikonsumsi, karena bahan-bahan yang digunakan sudah sesuai aturan atau takaran aman. Dan lagi sudah disesuaikan dengan peraturan di wilayah/negara yang dituju, karena di tiap negara memiliki standar yang berbeda. Ada yang memperbolehkan dengan takaran tertentu ada juga yang tidak. Sehingga tetap aman untuk dikonsumsi.

Seperti yang telah diberitakan pihak Malaysia dan Singapura bahwa Produk Indoffod tersebut aman untuk dikonsumsi.

Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Liow Tiong Lai mengatakan, penggunaan zat Methyl P-Hydroxybenzoate telah diverifikasi oleh gabungan Komite Pakar mengenai Aditif Makanan FAO dan WHO.

"Zat tersebut aman jika digunakan dalam makanan dengan level yang bisa diterima," ujar Liow dalam konferensi pers di Putrajaya seperti dilansir kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Kamis (14/10/2010).

Dikatakan Liow, pihaknya telah melakukan pengujian terhadap 30 sampel produk Indomie yang dijual di pasaran lokal. Hasilnya produk-produk tersebut aman dikonsumsi.

"Berdasarkan pengawasan kami, produk-produk Indomie yang dijual di Malaysia serta produk-produk makanan impor lainnya tidak tercemar," tegasnya.

"Kementerian memastikan bahwa makan Indomie tak menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen," pungkas Liow.

sumber: http://www.detiknews.com


Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) Singapura, telah melakukan pengecekan terhadap Indomie, begitu ada laporan bahwa terdapat parahydroxy natrium benzoat dalam mie instan produk Indonesia itu di Taiwan.

Dari hasil pengujian AVA, seperti dikutip Strait Times, sejauh ini menunjukkan bahwa parahydroxy natrium benzoat tidak terdeteksi dalam Indomie di Singapura.

sumber: http://www.kompas.com

Sementara di Indonesia sendiri, BPOM menyatakan bahwa Indomie aman untuk dikonsumsi. Hal serupa juga dungkapkan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan produk mi instan merek Indomie yang dipasarkan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di luar dan dalam negeri aman dikonsumsi.

Menurut dia, Taiwan maupun Indonesia memiliki standar yang berbeda untuk produk pangan terutama kecap pada mi instan tersebut.

"Masalahnya adalah standar yang berbeda. Standar itu diakui secara internasional dan dua-duanya aman untuk konsumen," kata Mari di sela pembukaan Trade Expo 2010 di Kemayoran, Jakarta, Rabu 13 Oktober 2010.

sumber: http://www.vivanews.com


namuh pernyataan akan mie instan indomie aman untuk dikonsumsi mendapat kecaman dari pihak Presidium Visi Indonesia Sehat (VIS)

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kustantinah, menyatakan bahwa Indomie aman dikonsumsi. Pernyataan itu langsung mendapat kecaman dari Presidium Visi Indonesia Sehat (VIS). Menurut VIS, pernyataan Kustantinah tersebut sengaja dilontarkan sebagai pembelaan terhadap produk mie instan yang diproduksi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

"Mie instan yang dilarang di Taiwan telah membuka mata kita bahwa apa yang selama ini kita makan mengandung bahan kosmetik," kata Desta, salah seorang Presidium VIS saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor BPOM Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Rabu (13/10).

sumber:http://www.jpnn.com/


Kalau untuk aku sendiri,, boleh lah makan mie instan, asal jangan keseringan..!! oke?!
Aisyah
.:: MAKSAIH DAH DIBACA.. KAPAN-KAPAN MAEN LAGI YACH..!! ::.
Blog, Updated at: 16.26

2 komentar:

bicaralah yang baik,atau lebih baik diam.

Menu :